Bila mula bicara,
buat aku ketawa,
hilang semua duka.
bila dia ada,
lagi rasa suka,
tanpa rasa duka,
buat aku jatuh cinta.
bila semua ditanya,
itu semua dusta,
bila lidah bicara,
hati kata tiada.
Share
+NotaKecil+
bangkit,
tulang belakang bukan untuk sempit,
tulang jari-jemari,
menghaluskan apa yang seni.
tulang belakang bukan untuk sempit,
tulang jari-jemari,
menghaluskan apa yang seni.
Sunday, July 31, 2011
Saturday, July 30, 2011
Biar Saja Puisi Bicara
Mulut aku dikoyak-rabak,
biar saja puisi yang berbicara.
bila malam nanti,
bukan aku yang dimimpi,
entah hadir bila lagi,
hanya janji tinggal janji.
bila kisah itu nanti,
jadi cerita sebelum pagi,
bila malam tiba lagi,
tidur tanpa basuh kaki.
ah,
mulut aku dikoyak-rabak,
biar saja puisi bicara.
biar saja puisi yang berbicara.
bila malam nanti,
bukan aku yang dimimpi,
entah hadir bila lagi,
hanya janji tinggal janji.
bila kisah itu nanti,
jadi cerita sebelum pagi,
bila malam tiba lagi,
tidur tanpa basuh kaki.
ah,
mulut aku dikoyak-rabak,
biar saja puisi bicara.
Subscribe to:
Posts (Atom)